Free JavaScripts provided
by The JavaScript Source

cocomomo

23.11.09

update!

(kesel karena udah 2x nulis dengan kalimat panjang-panjang, tiba-tiba komputernya frozen dan notepad *SIGH* tidak punya program menyimpan otomatis)


Ini postingan buat yang bertanya-tanya, kemana saja saya? Kenapa jarang update?
Jawabannya adalah, saya disini. Baik-baik saja. Hampir mendedikasikan seluruh hidup saya di depan komputer, mengerjakan ini






secuil kerjaan saya tadi pagi. Kalau suami saya menggunakan AutoCad buat bikin gambar kerja bangunan mall terbesar di dunia saat ini, biarlah istrinya yang menjadikannya tool buat bikin gambar pola tas :P Hanya sekedar memastikan lengkungan dibuat setepat mungkin, dan semua potongan bisa simetris sempurna :P
Sejak Riyo berangkat ke Dubai, saya lebih fokus ke cocomomo, sampai-sampai saya jadi seperti anti-sosial. Selingan saya selain ngurus cocomomo, berinternet & 'ngobrol' dengan bonbon. Hanya pada waktu kelas conversation (iya! saya les bahasa inggris lho! ini pertamakalinya seumur hidup dan saya yang paling tua di kelas!), belanja di supermarket dekat rumah (memastikan stok makanan bonbon dan susu penggemuk badan saya tidak habis), sesekali ke toko buku (ngecek, apa miiko terbaru sudah terbit), dan baru-baru ini hobi nge-bid di ebay! Salahkan Rayban Wayfarer!
Oke, yang terakhir ini termasuk dalam kegiatan dunia mayadan sekarang saya mulai kedengaran menyedihkan.



Anywaaaaaaaaaayyy, saya menyimpan berita bagus dan sebenarnya saya sendiri sudah nggak tahan buat cerita disini. Bukan. Bukan soal launching. Beberapa perubahan besar yang terjadi di hidup saya membuat hampir seluruh agenda saya berubah total, sampai-sampai saya nggak berani bilang apa-apa lagi soal launching ini.

Mendingan tunggu berita bagusnya aja ya!


Nite...nite everyone! :X

Labels:

17.11.09

our new passport wallet







sejujurnya saya merasa bersalah karena passport wallet yang baru ini hanya diproduksi dalam jumlah yang terlalu sangat sedikit, padahal begitu banyak yang menginginkannya!
saya sedang berusaha memperbaiki produksi sebelum saya benar-benar meninggalkan semua urusan produksi di jogja. saya menerima telepon, sms, email setiap hari yang menanyakan cocomomo, dan itu yang membuat saya lebih bersemangat.
agak deg-degan karena minggu depan visa saya sudah harus diurus. sepertinya mustahil saya bisa mengurus semuanya, at once, dalam waktu kurang dari 2 bulan. time does fly.
so i challenge myself.

Labels: , , , , ,

12.11.09

matchy pouch for your reversible hide & seek tote...



...is stealing my heart... it's cute

sebenarnya, pouch ini bermaksud jadi free gift setiap pembelian 1 set reversible tote & organizernya. tapiiiiii...berhubung jadwal bikin organizer bentrok sama jadwal bikin passport wallet, jadinya organizer terpaksa mengalah dulu :'(
akhirnnya, akan dijual terpisah.

Labels: , ,

11.11.09

birds & cats for your hide & seek reversible tote :)


for our hide & seek reversible tote, i made cats & birds from left-over genuine leather, based on my hand drawn. It was such a fun fun fun!
* thinks that she could make another shape after this*

Labels: , , , , , , ,

2.11.09

The best nanny I've ever had...


Sejak umur saya masih sekian bulan & masih tinggal di madura, saya sudah punya pengasuh, namanya Yu Nem. Sampai akhirnya saya pindah ke jogja saat umur 3 tahun dan masuk TK. Tiap hari berangkat dan pulang sekolah saya minta digendong di punggung pakai selendang. 
Dulu waktu saya TK, saya sudah  diajari membaca. Eyang saya guru, termasuk yg killer, beliau mengajari saya tiap sore (tentunya dengan ujung kemoceng yg siap mampir di bokong, kalau saya tidak patuh). tiap saya selesai dimarahi, saya selalu masuk ke dalam rumah, kemudian membuka buku pelajaran ABC, berlagak seperti guru, memegang 'penebah kasur' dan memaksa yu Nem jadi murid saya. Kebetulan dia memang tidak bisa baca. Nah, kalau dia tidak menurut, saya, sebagai guru kecil titisan eyang, ngamuk-ngamuk.
Saya memang nakal. Hampir tiap pulang sekolah selalu dijemput teman-teman sekampung buat main, mulai main kelereng, main di kali, karambol, main karet, manjat pohon sampai taruhan stiker. Agaknya saya memang separo laki-laki separo perempuan :P
Saya melakukan segala cara supaya saya nggak perlu tidur siang. Pernah sekali saya dikunci Yu Nem dari dalam waktu saya kepingin sekali main hujan-hujanan di halaman. Tiap kali nakal saya kumat, saya dimarahi eyang dan diancam akan dimasukkan ke Prayuwono, sekolah anak-anak nakal di dekat alun-alun, Yu Nem-lah yang menangis dan membela saya.
Beberapa tahun kemudian, dia dijemput anaknya karena dijodohkan dengan seorang duda tak dikenal, yang di kemudian hari saya tahu itu adalah pernikahan ketiganya.
Bertahun-tahun kemudian, di tahun-tahun awal saya masuk kuliah,  Yu Nem kembali ke rumah kami karena suaminya meninggal.

Kami nggak pernah akur, sering berebutan chanel TV (saya paling benci sinetron indonesia) dan saya selalu kesal waktu dia mengadukan saya yang diam-diam memakai line telkomnet instan berjam-jam (dengan tagihan yg memang gak worthed sama sekali!).
Setengah tahun belakangan Yu Nem lebih sering merasa capek dan sakit-sakitan. Dia menolak makan, dan hampir tidak pernah minum air putih. Kakinya bengkak-bengkak, ternyata karena jantungnya tidak bisa memompa darah dengan lancar dan satu ginjalnya tidak lagi berfungsi. 

Dia bersikeras menemani saya sampai menikah, tapi karena kondisinya yang semakin parah seminggu sebelum pernikahan saya dia minta dipulangkan untuk berkumpul dengan keluarganya.
Kami menengok sebelum pulang mudik lebaran, sekalian menunjukkan foto-foto pernikahan saya dan Rio. 
Yu Nem kelihatan lebih kurus dan mulai susah berjalan. Dia sangat ingin kembali ke rumah kami begitu sehat.

2 hari ini entah kenapa tiba-tiba saya kepikiran buat pergi menjenguk Yu Nem lagi di desanya sekalian membawakan barang-barangnya yg masih ketinggalan, termasuk album foto yg selalu dibawanya kemana-mana. Album berisi foto saya dan dia waktu masih kecil. Saya yang selalu dibangga-banggakannya.
Yu Nem meninggal tadi pagi pukul 4.30.


And I just don't know how to stop my tears...

Labels: